Yahoo! Briefcase Akan Segera Pensiun

30 Januari 2009
Yahoo! berencana untuk segera mengakhiri layanan Briefcase-nya, yang menyediakan tempat gratis bagi orang untuk menyimpan berkas digitalnya secara online.

Layanan ini akan resmi ditutup pada tanggal 30 Maret 2009 sesuai keterangan dari Yahoo! Rabu lalu (28/1). Yahoo! saat ini mulai memperingatkan penggunanya untuk segera mencadangkan (back-up) atau menghapus dokumen mereka sebelum tanggal tersebut.

Yahoo! Briefcase, yang menawarkan ruang simpan online gratis sebesar 25 MB, dirilis hampir 10 tahun yang lalu. Sayangnya, "penggunaan turun secara signifikan beberapa tahun belakangan ini karena pengguna perlu ruang simpan yang lebih besar dan kemudahan untuk saling berbagi sehingga banyak yang melirik layanan lain," demikian alasan Yahoo!.

Saat ini ada banyak alternatif layanan penyimpanan online pengganti Briefcase. Rival yang paling kentara adalah SkyDrive, salah satu layanan Windows Live yang menawarkan ruang simpan gratis sebesar 25 GB. Google sepertinya juga akan segera meluncurkan layanan serupa yang bakal dinamai GDrive.

Peringatan: Jika Anda adalah pengguna Briefcase, segera back-up atau hapus data Anda selambat-lambatnya tanggal 28 Maret 2009.

Diterjemahkan secara bebas dari "Yahoo drops its Briefcase" oleh David Meyer. Gambar diambil dari http://briefcase.yahoo.com.

Monumen Sepatu Raksasa untuk
Pria Pelempar Sepatu ke Bush

28 Januari 2009
Sebuah kota di Irak baru-baru ini meresmikan monumen sepatu raksasa untuk mengenang dan menghargai "jasa" seorang wartawan yang dengan "gagah berani" melemparkan sepatunya ke arah mantan Presiden Amerika Serikat, George W. Bush.

Monumen setinggi dua meter ini diresmikan pada Selasa lalu (27/1) di kota kelahiran Saddam Hussein, Tikrit, 140 kilometer dari Baghdad.

Muntazer: fasting until the sword breaks its fast with blood; silent until our mouths speak the truth."

Kutipan di atas adalah bunyi plakat yang tertempel di monumen, untuk menghargai Muntadar al-Zaidi, sang wartawan yang dengan "gagah berani" melemparkan sepatunya ke arah Bush dan meneriakinya "anjing" dalam sebuah konferensi pers di Irak beberapa hari sebelum Bush lengser dari jabatannya. Artinya kurang lebih:

Muntadar: berpuasa sampai pedang mengakhirinya dengan darah; diam sampai mulut kita berbicara sejujurnya."

Jika Anda lupa insiden menggemparkan itu, silakan tonton video berikut ini.




Zaidi sampai sekarang masih dipenjara di Baghdad pasca insiden tersebut, ia dikenai pasal penyerangan terhadap kepala negara yang sedang melawat.

Fatin Abdul Qodir, kepala sebuah panti asuhan dan organisasi anak-anak di kota tersebut, mengatakan bahwa monumen seberat satu setengah ton yang dibuat oleh seniman Laith al-Amiri itu dinamai "monumen kebanggaan dan kemurahan hati".

"Monumen ini setidaknya adalah sebagai bentuk apresiasi kami kepada Muntadar al-Zaidi. Sebagai warga Irak, hati kami terhibur karena lemparannya," katanya.

Sayang, pada tanggal 1 Februari lalu, monumen ini diturunkan oleh pemerintah kota setempat karena dianggap bisa merusak hubungan antara Irak dan Amerika Serikat yang mulai berangsur-angsur membaik.

Kalau menurut saya mengenai kasus pelemparan sepatu itu, itu salah Bush sendiri. Ialah yang membuat jutaan warga Irak kini menderita sejak Amerika Serikat di bawah kepemimpinannya menginvasi negeri seribu satu malam itu pada 2003. Yah, perang memang tidak selalu bisa menyelesaikan masalah...

Diterjemahkan secara bebas dari "Shoe monument for a man who threw footwear at Bush", dilaporkan oleh Sabah al-Bazee dan ditulis oleh Peter Graff. Gambar diambil dari http://news.reuters.com.

Bunuh Istri Gara-Gara Facebook

23 Januari 2009
Edward Richardson, 41, warga Biddulph, Inggris, ditangkap setelah menikam istrinya, Sarah Richardson, 26, hingga tewas.

Ia membunuh wanita malang yang berprofesi sebagai penata rambut itu di rumah mertuanya di Brown Lees, Staffordshire, pada tanggal 12 Mei 2008 lalu.

Richardson lalu berusaha bunuh diri setelah menghabisi istrinya, tetapi dapat digagalkan. Ia terancam hukuman penjara sekurang-kurangnya 17 tahun.

Fiona Cortese, hakim pengadilan setempat, mengatakan, "Richardson gelap mata setelah Sarah mengubah status perkawinannya di Facebook menjadi single lalu memutuskan untuk pergi ke rumahnya setelah beberapa kali mengirim SMS tetapi tidak dibalas."

"Ia masuk ke rumah mertuanya dengan memecah kaca pintu depan. Setelah masuk, ia menemukan Sarah sedang di kamarnya lalu menyerangnya secara membabi-buta dengan pisau kemudian ia berusaha bunuh diri."

"Kami harap penjatuhan hukuman ini dapat sedikit mengurangi kesedihan keluarga dan teman-teman Sarah setelah mereka kehilangan wanita malang itu dengan cara yang sedemikian brutal."

Dalam pernyataannya, orangtua Sarah, Beryl dan Alan Boote, mengatakan, "Tidak ada kata yang tepat untuk menggambarkan kesedihan kami. Kami merasa sangat kehilangan dia."

"Sarah adalah sosok anak perempuan yang diharapkan semua orang. Ia jujur, setia, dan manis. Semua orang sayang padanya."

Ah, ini peringatan bagi Anda yang baru menikah. Jika Anda terdaftar sebagai anggota Facebook, lekas update status pernikahan Anda dari single ke married untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan...

Diterjemahkan secara bebas dari "Wife murdered for Facebook status". Gambar diambil dari http://news.bbc.co.uk dan http://academic.regis.edu.

Berkah Pidato Obama di Jepang

Pidato presiden terpilih Amerika Serikat, Barack Obama, berhasil menjadi best-seller di Jepang, terutama sebagai sarana untuk belajar bahasa Inggris.

Buku berbahasa Inggris yang berjudul “The Speeches of Barack Obama” yang merupakan bunga rampai pidato Obama, terjual lebih dari 400.000 kopi hanya dalam waktu dua bulan, angka yang cukup besar dibandingkan dengan beberapa novel populer yang terjual tidak sampai sejuta kopi dalam setahun.

Orang Jepang belakangan ini semakin tertarik untuk mempelajari bahasa Inggris sehingga kebanyakan toko buku di sana menyediakan rak khusus untuk memajang buku-buku dan jurnal berbahasa Inggris yang saat ini mayoritas “dikuasai” oleh wajah Obama.

“Pidato presiden dan calon presiden adalah media terbaik untuk melatih kemampuan mendengar dalam bahasa Inggris karena isinya bagus dan kata-katanya mudah dipahami,” kata Yuzo Yamamoto dari Asahi Press yang menerbitkan buku tersebut.

“Begitu pula dengan Obama. Pidatonya sangat mengena dan ia juga menggunakan kata-kata seperti ‘yes, we can’, ‘change’, dan ‘hope’ yang mudah diingat orang Jepang,” katanya.

Pidato Presiden George W. Bush dan calon presiden John Kerry dalam pemilu AS 2004 lalu sayangnya tidak mempunyai daya tarik seperti pemilu AS baru-baru ini, demikian pula dengan pidato para politikus Jepang sendiri, kata Yamamoto.

Buku dengan 95 halaman ini merupakan kumpulan pidato Obama dalam bahasa Inggris sejak Konvensi Nasional Partai Demokrat tahun 2004 hingga pemilu primer Partai Demokrat, saat ia berhasil menang atas Hillary Clinton. Penerbit juga menyertakan terjemahan dalam bahasa Jepang supaya lebih mudah dipahami.

Buku seharga 1.050 yen (sekitar Rp 130.000,00) yang juga disertai CD kumpulan pidato ini, berhasil menduduki peringkat atas buku best-seller di toko buku online Amazon versi Jepang.

“Banyak pembaca yang mengirim kartu pos mengatakan bahwa saat mendengarkan pidato, mereka merasa sangat tersentuh dan bahkan menangis walaupun mereka tidak begitu paham bahasa Inggris,” kata Yamamoto.

Menindaklanjuti pidato inaugurasi Obama pada 20 Januari lalu, Asahi Press berencana untuk membuat edisi revisi yang mencantumkan pidato tersebut. Selain itu, mereka juga akan menambahkan pidato inaugurasi Presiden John F. Kennedy pada tahun 1961. Pidato Presiden Abraham Lincoln di Gettysburg pada 1863 juga akan ditambahkan.

Diterjemahkan secara bebas dari "Japan learns English from Obama speech textbook" oleh Yoko Kubota, disunting oleh Michael Watson. Gambar diambil dari http://www.reuters.com dan http://obama.skipnelson.com.

Obama Ulangi Sumpah
Setelah Jadi Buah Bibir Media

21 Januari 2009
Setelah menjadi bahan pembicaraan di seluruh penjuru dunia, presiden terpilih Amerika Serikat akhirnya memutuskan mengucapkan sumpah untuk kedua kalinya. Sekali lagi, Ketua MA Amerika Serikat, John Roberts, memandu Obama mengucapkan sumpah di Gedung Putih pada Rabu malam (21/1), sesuatu yang jarang terjadi. Hal itu "terpaksa" dilakukan untuk "meralat" kesalahan yang dilakukan saat pengambilan sumpah pada Selasa pagi (20/1), di mana Roberts sedikit keseleo lidah saat memandu pengucapan sumpah sehingga Obama juga ikut-ikutan salah.

Akan tetapi, jangan khawatir, Gedung Putih berani menjamin bahwa Obama sudah resmi menjadi Presiden Amerika Serikat ke-44 sejak hari pelantikan pada tanggal 20 Januari lalu.

Walaupun demikian, Obama dan Roberts memutuskan untuk mengulang pengambilan sumpah di Gedung Putih setelah menjadi rasan-rasan media.


Pengulangan sumpah mengambil tempat di Ruang Peta Gedung Putih dengan disaksikan oleh sekelompok kecil wartawan, tidak seperti pengambilan sumpah di balkon Gedung Capitol sebelumnya yang disaksikan oleh hampir semua orang di dunia.

"Kami putuskan untuk mengulang sumpah karena ini sangat menyenangkan," gurau Obama kepada beberapa wartawan yang mengikuti sekretaris bidang pers, Robert Gibbs, masuk ke ruangan. Tidak satu pun kamerawan televisi atau fotografer berita yang diizinkan masuk. Yang tampak hadir hanya beberapa pembantu dekat Obama dan fotografer resmi Gedung Putih.

"Sudah siapkah Anda untuk bersumpah?" tanya Roberts.
"Ya," jawab Obama. "Mari kita lakukan dengan sangat perlahan."

Kemudian Roberts memandu Obama mengucapkan sumpah, kali ini tanpa kesalahan mulai awal sampai akhir.

Pengambilan sumpah pertama yang susunan katanya terbolak-balik pada Selasa (20/1), membuat kaget sebagian besar orang dan diputar ulang berkali-kali di siaran berita.

Semuanya berawal saat Obama terlalu cepat mengulang pengucapan namanya di pembukaan sumpah sehingga memotong ucapan Roberts.

Kalimat selanjutnya seharusnya "...that I will faithfully execute the office of president of the United States". Akan tetapi, Roberts salah meletakkan kata "faithfully" setelah kalimat "president of the United States".

Hal itu semakin membuat grogi Obama. Ia "memaksakan diri" untuk berhenti mengucap sumpah pada kata "execute". Sadar bahwa dirinya salah memandu, Roberts kemudian mengulang pengucapan kalimat tersebut. Kali ini ia mengucapkan kata "faithfully" sesuai tempatnya, tapi malah lupa mengucapkan kata "execute".

Tahu bahwa pemandunya juga grogi, Obama akhirnya mengulang ucapan pertama Roberts yang salah: "...the office of president of the United States faithfully."

Untuk lebih jelasnya, silakan tonton video di bawah ini.



Craig, pengacara Gedung Putih, dalam statemennya Rabu malam (21/1) mengatakan, "Kami percaya bahwa kemarin pengambilan sumpah telah dilakukan secara efektif dan presiden sudah dilantik secara resmi. Sumpah tersebut sebenarnya sudah tampak dalam konstitusi itu sendiri. Dan setelah memunculkan banyak perhatian, karena ada satu kata yang tidak sesuai urutan, maka Ketua MA John Roberts akan memandu mengucapkan sumpah untuk kedua kalinya."

Dalam konstitusi Amerika Serikat termuat susunan kalimat sumpah yang tepat sehingga beberapa pakar perundang-undangan menganggap pengulangan sumpah mungkin tidak terlalu mendesak untuk dilakukan karena jika dilakukan pun tidak akan berdampak besar. Dua Presiden Amerika Serikat sebelumnya yang pernah mengulang sumpah karena alasan yang sama adalah Calvin Coolidge dan Chester A. Arthur.

Keseleo lidah memang tidak enak, apalagi kalau disaksikan oleh jutaan pasang mata dari seluruh penjuru dunia!

Diterjemahkan secara bebas dari "Obama takes presidential oath again after stumble" oleh Phil Elliott, Associated Press. Gambar diambil dari http://www.cbc.ca.

Seperti Apa ya Rasanya Mata?

20 Januari 2009
Bukannya saya ingin membuat Anda merasa gimana gitu, lha wong saya sendiri habis membaca berita ini langsung meraba-raba mata, memastikan kalau bola mata saya masih ada di tempatnya. Berita ini saya kutip dan terjemahkan secara bebas dari http://weirdnews.about.com.

Awas, jangan teruskan membaca bila Anda mudah merasa mual!

Andre Thomas, seorang pembunuh berdarah dingin dari Texas, Amerika Serikat, ditemukan bermandi darah setelah mencongkel bola matanya sendiri lalu memakannya. Demikian kata seorang sipir penjara tempat ia ditahan.

Akan tetapi, ternyata itu belum seberapa menjijikkan.

Ini adalah kedua kalinya Thomas mencongkel matanya sendiri. Gambar yang menyertai artikel ini diambil tiga tahun yang lalu di Grayson County Jail setelah membunuh istri, putrinya yang berusia 13 tahun, dan putranya yang baru berusia 5 tahun. Kejinya, ia tidak membunuh dengan cara "biasa", tetapi dengan "mencabut" jantung mereka. Ia mencongkel mata kanannya saat sedang menunggu jalannya persidangan.

Mungkin bagi Anda berita di atas sudah cukup membuat nafsu makan hilang, tapi silakan teruskan dulu membacanya sampai habis.

Thomas telah dinilai kompeten untuk menghadiri persidangan. Dan sejak ia mencongkel bola matanya yang terakhir, ia akhirnya dipindahkan ke unit psikiatris penjara di bawah pengawasan East Texas Medical Center, di mana ia masih menunggu kepastian tanggal eksekusi mati.

Pengacaranya berkata kepada sebuah harian lokal, Sherman Herald Democrat, "Ia akhirnya bisa mendapatkan layanan pemulihan kesehatan mental yang sebenarnya sudah kami inginkan sejak hari pertama persidangan."

Ternyata Sumanto pun masih kalah...

Gambar diambil dari http://weirdnews.about.com.

Kalender Gratis dari Ontario

17 Januari 2009
Dalam rangka mempromosikan pariwisata daerahnya, Pemerintah Provinsi Ontario, Kanada, membagi-bagikan kalender 2009 secara gratis kepada siapa saja yang memintanya lewat situs resmi pariwisata mereka. Ongkos kirim juga ditanggung oleh mereka sehingga Anda sebagai pemesan tinggal menanti sampainya kiriman lewat pos. Berdasarkan pengalaman saya, tahun lalu saat mengorder kalender 2008, kalender tersebut tiba kurang dari 4 minggu kemudian dan diantar lewat pos dalam amplop tertutup tanpa harus membayar sepeser pun. Untuk yang sekarang, saya baru saja memesannya kemarin lusa sehingga mungkin baru akan sampai pertengahan Februari.

Cara memesannya mudah saja. Pertama, silakan klik di sini. Setelah situs terbuka, centang kotak di samping Request a physical copy di bawah ulasan 2009 Great Ontario Outdoor Adventure Calendar, lalu klik tombol bertulisan Order selected travel guide(s) yang berwarna hijau di bagian bawah situs. Selanjutnya, isikan nama dan alamat Anda selengkap-lengkapnya. Terakhir, klik Submit.

Selain kalender, Anda juga bisa mengorder publikasi lain yang ada secara gratis. Caranya sama, centang kotak di samping Request a physical copy yang hampir selalu ada di bawah masing-masing publikasi. Jika tidak ada kotak untuk mencentang, berarti publikasi itu tidak dapat dipesan. Sekali lagi, semua publikasi tersebut disediakan dan didistribusikan secara gratis oleh Pemerintah Provinsi Ontario, Kanada, jadi Anda tidak perlu takut ditagih di kemudian hari. Penawaran ini hanya berlaku untuk satu orang per alamat.

Selamat mencoba!

Gambar diambil dari http://www.ontariotravel.net.

Selamat Tahun Baru 2009!

01 Januari 2009
Tidak terasa 366 hari sudah lewat dan tentu saja ada banyak suka maupun duka yang mewarnai kehidupan saya pada tahun kabisat lalu. Yang paling membuat saya bahagia adalah saya berhasil keluar secara resmi dari SMP dan diterima di salah satu SMA di kota saya tanpa banyak macam-macam. Sedihnya, di tahun ini pula nenek yang saya sayangi, yang sudah menemani kehidupan saya selama lebih dari 16 tahun, tiba-tiba pergi untuk selama-lamanya. Yah, garis kehidupan orang memang tidak ada yang tahu.

Rencana saya di tahun yang baru ini tidak muluk-muluk, saya hanya ingin hidup santai tapi serius seperti tahun-tahun sebelumnya. Satu yang ingin saya capai adalah membuka toko online yang nantinya akan menjual berbagai pernak-pernik mengenai Sherlock Holmes yang entah kapan akan saya rintis, tapi mungkin di pertengahan tahun ini. Saya juga ingin lebih rajin mengisi weblog sederhana ini, target saya minimal 10 pos setiap bulan. Tentu saya sadar bahwa saya hanya bisa membuat rencana, sedangkan hasilnya sudah ada yang mengatur di atas sana. Yah, doakan saja semoga semuanya bisa terwujud. Amin.

Sampai di sini dulu pos awal tahun saya. Tidak lupa saya ucapkan selamat tahun baru 2009 Masehi dan 1430 Hijriah, semoga di tahun ini kita bisa meraih semua impian yang mungkin sempat tertunda.

がんばってください!