Berkah Pidato Obama di Jepang

23 Januari 2009
Pidato presiden terpilih Amerika Serikat, Barack Obama, berhasil menjadi best-seller di Jepang, terutama sebagai sarana untuk belajar bahasa Inggris.

Buku berbahasa Inggris yang berjudul “The Speeches of Barack Obama” yang merupakan bunga rampai pidato Obama, terjual lebih dari 400.000 kopi hanya dalam waktu dua bulan, angka yang cukup besar dibandingkan dengan beberapa novel populer yang terjual tidak sampai sejuta kopi dalam setahun.

Orang Jepang belakangan ini semakin tertarik untuk mempelajari bahasa Inggris sehingga kebanyakan toko buku di sana menyediakan rak khusus untuk memajang buku-buku dan jurnal berbahasa Inggris yang saat ini mayoritas “dikuasai” oleh wajah Obama.

“Pidato presiden dan calon presiden adalah media terbaik untuk melatih kemampuan mendengar dalam bahasa Inggris karena isinya bagus dan kata-katanya mudah dipahami,” kata Yuzo Yamamoto dari Asahi Press yang menerbitkan buku tersebut.

“Begitu pula dengan Obama. Pidatonya sangat mengena dan ia juga menggunakan kata-kata seperti ‘yes, we can’, ‘change’, dan ‘hope’ yang mudah diingat orang Jepang,” katanya.

Pidato Presiden George W. Bush dan calon presiden John Kerry dalam pemilu AS 2004 lalu sayangnya tidak mempunyai daya tarik seperti pemilu AS baru-baru ini, demikian pula dengan pidato para politikus Jepang sendiri, kata Yamamoto.

Buku dengan 95 halaman ini merupakan kumpulan pidato Obama dalam bahasa Inggris sejak Konvensi Nasional Partai Demokrat tahun 2004 hingga pemilu primer Partai Demokrat, saat ia berhasil menang atas Hillary Clinton. Penerbit juga menyertakan terjemahan dalam bahasa Jepang supaya lebih mudah dipahami.

Buku seharga 1.050 yen (sekitar Rp 130.000,00) yang juga disertai CD kumpulan pidato ini, berhasil menduduki peringkat atas buku best-seller di toko buku online Amazon versi Jepang.

“Banyak pembaca yang mengirim kartu pos mengatakan bahwa saat mendengarkan pidato, mereka merasa sangat tersentuh dan bahkan menangis walaupun mereka tidak begitu paham bahasa Inggris,” kata Yamamoto.

Menindaklanjuti pidato inaugurasi Obama pada 20 Januari lalu, Asahi Press berencana untuk membuat edisi revisi yang mencantumkan pidato tersebut. Selain itu, mereka juga akan menambahkan pidato inaugurasi Presiden John F. Kennedy pada tahun 1961. Pidato Presiden Abraham Lincoln di Gettysburg pada 1863 juga akan ditambahkan.

Diterjemahkan secara bebas dari "Japan learns English from Obama speech textbook" oleh Yoko Kubota, disunting oleh Michael Watson. Gambar diambil dari http://www.reuters.com dan http://obama.skipnelson.com.

0 komentar:

Posting Komentar