Monumen Sepatu Raksasa untuk
Pria Pelempar Sepatu ke Bush

28 Januari 2009
Sebuah kota di Irak baru-baru ini meresmikan monumen sepatu raksasa untuk mengenang dan menghargai "jasa" seorang wartawan yang dengan "gagah berani" melemparkan sepatunya ke arah mantan Presiden Amerika Serikat, George W. Bush.

Monumen setinggi dua meter ini diresmikan pada Selasa lalu (27/1) di kota kelahiran Saddam Hussein, Tikrit, 140 kilometer dari Baghdad.

Muntazer: fasting until the sword breaks its fast with blood; silent until our mouths speak the truth."

Kutipan di atas adalah bunyi plakat yang tertempel di monumen, untuk menghargai Muntadar al-Zaidi, sang wartawan yang dengan "gagah berani" melemparkan sepatunya ke arah Bush dan meneriakinya "anjing" dalam sebuah konferensi pers di Irak beberapa hari sebelum Bush lengser dari jabatannya. Artinya kurang lebih:

Muntadar: berpuasa sampai pedang mengakhirinya dengan darah; diam sampai mulut kita berbicara sejujurnya."

Jika Anda lupa insiden menggemparkan itu, silakan tonton video berikut ini.




Zaidi sampai sekarang masih dipenjara di Baghdad pasca insiden tersebut, ia dikenai pasal penyerangan terhadap kepala negara yang sedang melawat.

Fatin Abdul Qodir, kepala sebuah panti asuhan dan organisasi anak-anak di kota tersebut, mengatakan bahwa monumen seberat satu setengah ton yang dibuat oleh seniman Laith al-Amiri itu dinamai "monumen kebanggaan dan kemurahan hati".

"Monumen ini setidaknya adalah sebagai bentuk apresiasi kami kepada Muntadar al-Zaidi. Sebagai warga Irak, hati kami terhibur karena lemparannya," katanya.

Sayang, pada tanggal 1 Februari lalu, monumen ini diturunkan oleh pemerintah kota setempat karena dianggap bisa merusak hubungan antara Irak dan Amerika Serikat yang mulai berangsur-angsur membaik.

Kalau menurut saya mengenai kasus pelemparan sepatu itu, itu salah Bush sendiri. Ialah yang membuat jutaan warga Irak kini menderita sejak Amerika Serikat di bawah kepemimpinannya menginvasi negeri seribu satu malam itu pada 2003. Yah, perang memang tidak selalu bisa menyelesaikan masalah...

Diterjemahkan secara bebas dari "Shoe monument for a man who threw footwear at Bush", dilaporkan oleh Sabah al-Bazee dan ditulis oleh Peter Graff. Gambar diambil dari http://news.reuters.com.

1 komentar:

All We Need mengatakan...

Hihihi,
Wajar juga si Bush diperlakukan seperti itu....


Salam hangat,




http://hot-side.blogspot.com/

Posting Komentar