Obama Ulangi Sumpah
Setelah Jadi Buah Bibir Media

21 Januari 2009
Setelah menjadi bahan pembicaraan di seluruh penjuru dunia, presiden terpilih Amerika Serikat akhirnya memutuskan mengucapkan sumpah untuk kedua kalinya. Sekali lagi, Ketua MA Amerika Serikat, John Roberts, memandu Obama mengucapkan sumpah di Gedung Putih pada Rabu malam (21/1), sesuatu yang jarang terjadi. Hal itu "terpaksa" dilakukan untuk "meralat" kesalahan yang dilakukan saat pengambilan sumpah pada Selasa pagi (20/1), di mana Roberts sedikit keseleo lidah saat memandu pengucapan sumpah sehingga Obama juga ikut-ikutan salah.

Akan tetapi, jangan khawatir, Gedung Putih berani menjamin bahwa Obama sudah resmi menjadi Presiden Amerika Serikat ke-44 sejak hari pelantikan pada tanggal 20 Januari lalu.

Walaupun demikian, Obama dan Roberts memutuskan untuk mengulang pengambilan sumpah di Gedung Putih setelah menjadi rasan-rasan media.


Pengulangan sumpah mengambil tempat di Ruang Peta Gedung Putih dengan disaksikan oleh sekelompok kecil wartawan, tidak seperti pengambilan sumpah di balkon Gedung Capitol sebelumnya yang disaksikan oleh hampir semua orang di dunia.

"Kami putuskan untuk mengulang sumpah karena ini sangat menyenangkan," gurau Obama kepada beberapa wartawan yang mengikuti sekretaris bidang pers, Robert Gibbs, masuk ke ruangan. Tidak satu pun kamerawan televisi atau fotografer berita yang diizinkan masuk. Yang tampak hadir hanya beberapa pembantu dekat Obama dan fotografer resmi Gedung Putih.

"Sudah siapkah Anda untuk bersumpah?" tanya Roberts.
"Ya," jawab Obama. "Mari kita lakukan dengan sangat perlahan."

Kemudian Roberts memandu Obama mengucapkan sumpah, kali ini tanpa kesalahan mulai awal sampai akhir.

Pengambilan sumpah pertama yang susunan katanya terbolak-balik pada Selasa (20/1), membuat kaget sebagian besar orang dan diputar ulang berkali-kali di siaran berita.

Semuanya berawal saat Obama terlalu cepat mengulang pengucapan namanya di pembukaan sumpah sehingga memotong ucapan Roberts.

Kalimat selanjutnya seharusnya "...that I will faithfully execute the office of president of the United States". Akan tetapi, Roberts salah meletakkan kata "faithfully" setelah kalimat "president of the United States".

Hal itu semakin membuat grogi Obama. Ia "memaksakan diri" untuk berhenti mengucap sumpah pada kata "execute". Sadar bahwa dirinya salah memandu, Roberts kemudian mengulang pengucapan kalimat tersebut. Kali ini ia mengucapkan kata "faithfully" sesuai tempatnya, tapi malah lupa mengucapkan kata "execute".

Tahu bahwa pemandunya juga grogi, Obama akhirnya mengulang ucapan pertama Roberts yang salah: "...the office of president of the United States faithfully."

Untuk lebih jelasnya, silakan tonton video di bawah ini.



Craig, pengacara Gedung Putih, dalam statemennya Rabu malam (21/1) mengatakan, "Kami percaya bahwa kemarin pengambilan sumpah telah dilakukan secara efektif dan presiden sudah dilantik secara resmi. Sumpah tersebut sebenarnya sudah tampak dalam konstitusi itu sendiri. Dan setelah memunculkan banyak perhatian, karena ada satu kata yang tidak sesuai urutan, maka Ketua MA John Roberts akan memandu mengucapkan sumpah untuk kedua kalinya."

Dalam konstitusi Amerika Serikat termuat susunan kalimat sumpah yang tepat sehingga beberapa pakar perundang-undangan menganggap pengulangan sumpah mungkin tidak terlalu mendesak untuk dilakukan karena jika dilakukan pun tidak akan berdampak besar. Dua Presiden Amerika Serikat sebelumnya yang pernah mengulang sumpah karena alasan yang sama adalah Calvin Coolidge dan Chester A. Arthur.

Keseleo lidah memang tidak enak, apalagi kalau disaksikan oleh jutaan pasang mata dari seluruh penjuru dunia!

Diterjemahkan secara bebas dari "Obama takes presidential oath again after stumble" oleh Phil Elliott, Associated Press. Gambar diambil dari http://www.cbc.ca.

0 komentar:

Posting Komentar