Dipenjara Karena Disuap Setengah Dolar
24 Tahun Lalu

04 Februari 2009
Sebuah pengadilan di India menjatuhkan hukuman bagi seorang dokter yang sudah berusia 75 tahun karena terbukti menerima suap senilai setengah dolar (sekitar Rp 5.500,00) hampir seperempat abad yang lalu, demikian pernyataan yang diberikan oleh pejabat kepolisian setempat Rabu (4/2) lalu.

Kepolisian federal India menangkap Balgovind Prasad setelah terbukti menerima uang senilai 25 rupee (sekitar 51 sen dolar atau Rp 5.500,00) dari seorang penyapu jalan pada tahun 1985 untuk menerbitkan sertifikat medis palsu, demikian kata pihak kepolisian.

Kasus ini berlanjut sampai bertahun-tahun kemudian dan pada 1992, pengadilan memutuskan untuk menjatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun kepada Prasad. Ia kemudian tidak jadi dipenjara karena memutuskan untuk naik banding.

Selasa lalu (3/2), Pengadilan Tinggi Bihar, India bagian timur, mengurangi hukuman penjara setahun menjadi tiga bulan mengingat jumlah uang suapnya yang sangat kecil, tapi menyuruh pihak kepolisian untuk segera menahannya karena ia terbukti bersalah dalam kasus tersebut.

"Kasus ini memang sudah berlarut-larut, ditambah lagi jumlah uang suapnya juga sangat kecil sehingga Prasad mungkin berpikir bahwa ia bisa mendapatkan penangguhan hukuman dari pengadilan," kata Vipin Kumar Sinha, seorang jaksa penuntut umum yang ikut menangani kasus tersebut, kepada wartawan setelah sidang.

"Akan tetapi, semua bukti membenarkan keterlibatannya sehingga ia harus tetap menerima hukuman," tambahnya.

Pengadilan India sering membiarkan suatu kasus berlarut-larut sampai berpuluh-puluh tahun lamanya dengan sidang yang seakan tak ada akhirnya. Bagaimana dengan pengadilan di Indonesia?

Diterjemahkan secara bebas dari "Man jailed for taking 50 cents 24 years ago" oleh Bappa Majumdar, disunting oleh Alistair Scrutton dan Sugita Katyal.

0 komentar:

Posting Komentar