Google Jadi Barkode

07 Oktober 2009

Tentu kita semua tahu kalau gambar baris-baris di atas adalah barkode yang mudah kita temukan keberadaannya, entah di plastik pembungkus roti tawar, buku, majalah, sampai di label harga kaus kaki pun ada. Tapi, tahukah Anda bila barkode di atas malah ditemukan di halaman depan Google menggantikan logonya? Berikut ini screenshot-nya kalau masih nggak percaya.




Kalau Anda kebetulan berkunjung ke rumah Paman Google hari ini (7/10), Anda pasti akan menemukan gambar barkode di atas sebagai pengganti logo resmi Google alias Google Doodle. Barkode tersebut ditampilkan untuk memperingati hari pematenan deretan barisan vertikal yang unik ini. Menurut Wikipedia, barkode pertama kali dipatenkan pada tanggal 7 Oktober 1952 oleh tiga orang berkebangsaan Amerika Serikat, yaitu Bernard Silver, Norman Joseph Woodland, dan Jordin Johanson.

Penemuan barkode dinilai cukup penting, terutama bagi pengelola toko atau supermarket karena ini akan memudahkan mereka dalam mengecek barang-barang yang masuk dan keluar. Bisa dibayangkan betapa repotnya bila seorang pengelola toko harus menghitung semuanya secara manual, apalagi jika jumlah barang yang dihitung mencapai ratusan atau bahkan ribuan per harinya.

Tidak hanya sekali ini Google mengganti logonya sesuai dengan peristiwa populer yang berlangsung pada hari itu. Bahkan, pada tanggal 17 Agustus 2009 lalu, Google juga mengganti logonya selama sehari penuh dengan tema hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia.

Anda bisa melihat Google Doodle apa saja yang pernah tampil di sini.

0 komentar:

Posting Komentar