Kaya Berkat Botol Bekas

13 Oktober 2009
Seorang tunawisma Rusia berhasil mengubah peta hidupnya yang semula menggelandang tak tentu arah menjadi pedagang pasar saham yang sukses setelah mengumpulkan ribuan botol bekas untuk dijual kembali, demikian seperti dikutip dari sebuah tabloid Rusia.

Difoto dengan mengenakan jas mewah berwarna ungu dipadu perhiasan dengan warna serupa, Leonid Konovalov mengatakan kepada harian Tvoi Den bahwa ia bisa mengumpulkan sampai 2.000 botol per harinya sepanjang tahun lalu, terutama sejak perekonomian negeri beruang merah itu mulai lesu musim gugur lalu.

"Banyak orang Rusia yang minum sedikit lebih banyak akibat krisis dan itulah yang berhasil mengentaskan saya dari tempat pembuangan sampah," ujar Konovalov yang dulu pernah menjadi insinyur di kota industri Kemerovo, Siberia bagian timur, sebelum hidup menggelandang selama 20 tahun lamanya.

Tunawisma di Rusia seringkali mengais tumpukan sampah untuk mencari botol dan kaleng yang dapat mereka jual ke pemasok. Botol yang terbuat dari kaca dapat dihargai sampai 2 rubel (kira-kira Rp 600) per botolnya.

Mengakhiri wawancaranya, ia mengatakan bahwa kedua cucunyalah yang menyuruhnya untuk mengambil resiko bermain di pasar saham. Transaksi pertama yang dilakukannya adalah membeli saham sebesar 50.000 euro (kira-kira Rp 695 juta).

Diterjemahkan secara bebas dari "Rags-to-riches tramp bags fortune in bottles"; dilaporkan oleh Amie Ferris-Rotman, disunting oleh Paul Casciato.

0 komentar:

Posting Komentar