Haruskah Saya Upgrade ke Windows 7?

17 November 2009
Pertanyaan yang tercantum di judul artikel ini pasti akan banyak ditanyakan orang dalam beberapa bulan ke depan, terutama saat menghadapi tahun baru. Jawaban untuk pertanyaan tersebut tergantung pada status komputer yang Anda miliki saat ini. Artikel ini akan membahas tiga skenario yang mungkin terjadi sekaligus membantu Anda memutuskan untuk upgrade atau tidak.

Skenario 1: Anda belum punya komputer atau baru saja membeli komputer. Ini adalah skenario termudah. Jika Anda membeli komputer baru setelah tanggal 22 Oktober, beberapa dari Anda pasti sudah merasakan bagaimana rasanya memakai Windows 7, kecuali jika Anda memilih untuk memakai sistem operasi lain seperti Linux misalnya.

Walaupun pabrikan komputer bermerek macam Dell pernah memberi kesempatan bagi konsumen produk mereka untuk men-"downgrade" sistem operasi ke Windows XP dari Windows Vista yang kurang populer, hal ini dimungkinkan tidak akan terjadi lagi di era Windows 7 yang sudah sangat solid dan meyakinkan.

Skenario 2: Anda punya komputer ber-OS Windows XP, tetapi masih ragu akan upgrade ke Windows 7 atau tidak. Situasi ini cukup rumit. Windows XP pertama kali dipasarkan pada tahun 2001, zaman batunya era komputer dunia. Ada beberapa program keluaran terbaru yang tidak ditangani Windows XP dengan baik, atau bahkan tidak dapat dijalankan sama sekali. Di lain pihak, Anda sudah paham seluk-beluk Windows XP setelah bertahun-tahun menggunakannya sehingga mungkin Anda tidak rela berpisah dengannya.

Jika Windows XP saja sudah cukup memenuhi kebutuhan berkomputer Anda dan tidak masalah dianggap kuno dalam hal teknologi, silakan bertahan memakai Windows XP. Akan tetapi, harap Anda ketahui bahwa meminta bantuan resmi secara online kini sudah tidak gratis lagi dan tentunya Microsoft akan menghentikan segala dukungan dan perbaikan untuk Windows XP di masa mendatang.

Jika perangkat keras Anda sudah kompatibel dengan Windows 7, Anda dapat menginstalnya ke harddisk sebagai pengganti Windows XP. Tidak ada "upgrade langsung" dari Windows XP ke Windows 7. Upgrade langsung di sini maksudnya adalah menginstal sistem operasi baru secara langsung tanpa harus menghapus sistem operasi lama dulu sehingga semua program dan data Anda tidak terusik. Satu-satunya cara untuk meng-upgrade Windows XP ke Windows 7 adalah lewat opsi "clean install", maksudnya Anda harus memformat harddisk, menginstal Windows 7, dan menginstal ulang semua aplikasi dan data sebelum siap digunakan.

Untuk mengetahui apakah komputer Anda dapat menjalankan Windows 7 atau tidak, silakan unduh dan jalankan Microsoft's Upgrade Advisor. Jika aplikasi tersebut menyatakan bahwa komputer Anda layak untuk menjalankan Windows 7, berarti Anda bisa melanjutkan proses upgrade dengan leluasa.

Skenario 3: Anda punya komputer ber-OS Windows Vista, tetapi masih ragu akan upgrade ke Windows 7 atau tidak. Ini adalah situasi yang paling rumit. Ingatlah bahwa Windows 7 berbasis Windows Vista; mudahnya Windows 7 adalah penerus Windows Vista dengan banyak peningkatan di segala sisi.

Windows 7 memiliki performa yang lebih baik dibanding Windows Vista dan lebih sedikit gangguan seperti jendela pop-up yang seakan tak ada habisnya menanyakan izin Anda untuk menjalankan hampir segala sesuatu. Windows 7 seakan-akan "menyedot lemak" Windows Vista dan menggantinya dengan tampilan yang lebih bersih dan lebih baik.

Jika komputer Anda dapat menjalankan Windows Vista, hampir dapat dipastikan kalau ia juga akan bisa menjalankan Windows 7 karena persyaratan sistem minimumnya hampir tak ada bedanya. Windows Vista juga menawarkan opsi upgrade langsung sehingga Anda tidak perlu susah-susah memformat harddisk, mem-backup aplikasi, data, dan memulai segala sesuatunya dari nol lagi, kecuali jika Anda memang ingin memiliki sistem operasi baru yang benar-benar fresh.

Jika Anda rasa komputer Anda lemot memakai Windows Vista atau mungkin ada beberapa fitur baru di Windows 7 yang menarik perhatian Anda, silakan upgrade ke Windows 7, entah lewat opsi upgrade langsung atau clean install. Jika Windows Vista sudah cukup "jinak", berjalan lancar, dan telah Anda personalisasi berdasarkan kebutuhan Anda, rasanya Anda belum perlu Windows 7 dalam waktu dekat ini.

Diterjemahkan secara bebas dari "Should I Upgrade to Windows 7?"; ditulis oleh Keith Ward. Gambar diambil dari berbagai sumber.

0 komentar:

Posting Komentar