Yang Baru di Google Translate

20 November 2009
Empat hari yang lalu (16/11), Google merilis tiga fitur baru sekaligus penampilan baru untuk layanan Google Translate mereka. Layanan ini telah membantu banyak orang di seluruh belahan dunia untuk mengakses informasi dalam bahasa mereka sendiri. Google Translate telah mendukung 51 bahasa, termasuk bahasa Indonesia, mewakili lebih dari 98% pengguna internet di dunia saat ini.

Selain mempercantik penampilan antarmukanya, Google juga menambahkan beberapa fitur di bawah ini untuk semakin mempercepat dan mempermudah penggunanya untuk menerjemahkan teks dalam 2.550 pasang bahasa:

Terjemahan instan: Google Translate sekarang mampu menerjemahkan teks secara langsung, tanpa perlu menekan tombol "Translate" atau "Terjemahkan" lagi.

Baca dan tulis dalam sembarang bahasa: Ingin mengatakan "Hari ini cuacanya bagus" dalam bahasa Jepang, tapi tidak bisa membaca aksara Kanji? Klik "Show romanization" atau "Tunjukkan huruf latin" untuk melihat bagaimana cara membaca teks hasil terjemahan dalam huruf latin. Sampai saat ini, fitur ini dapat ditemukan di semua bahasa yang tidak menggunakan huruf latin, kecuali bahasa Arab, Persia, dan Ibrani.



Selain itu, Google juga menambahkan fitur transliterasi untuk bahasa Arab, Persia, dan Hindi. Jika Anda ingin menerjemahkan sesuatu dari salah satu bahasa ini, tetapi tidak dapat mengetikkan aksaranya lewat papan ketik (keyboard) Anda, fitur transliterasi ini akan membantu Anda mengetikkan kata sesuai bagaimana cara pengucapannya lalu mengubahnya ke aksara yang diinginkan.

SEBELUM



SESUDAH



Ketahui cara pengucapan yang benar: Saat menerjemahkan kata atau kalimat ke bahasa Inggris, Anda kini dapat mendengar bagaimana cara pengucapan hasil terjemahannya dengan mengklik simbol pengeras suara.



Google memang tidak pernah berhenti berinovasi.

Diterjemahkan secara bebas dari "A New Look for Google Translate".

0 komentar:

Posting Komentar